06 Februari, 2012

February ceria

Hari ini cerah.

Tadi pagi bangun jam 4. dinihari terasa sangat dingin menusuk. Pengalaman saya kalau dinginnya sangat menusuk, nanti siang akan sangat panas.. dan kini terbukti lagi, baru jam 9 jemuran sudah hampir kering.

Cuaca cerah seperti ini menjadi dambaan seorang loper dalam menunaikan kewajibannya mengantar koran. Karena dia tidak perlu repot-repot lagi membungkus koran apabila pekarangan/teras pelanggannya rawan air.

"Pak, korannya basah, tolong diganti ..segera ya..!"  Menerima telepon seperti ini, biasanya si Agen dengan sigap segera mengantar pengganti, tapi yang jadi masalah terkadang koran kehabisan karena sudah siang.
Tidak mendapatkan penggantian seperti inilah sering membuat pelanggan marah dan memutuskan (tidak lagi ) berlangganan

Loper  dan Agen hanya bisa diam, tertunduk sedih  kalau itu yang terjadi, sebab pendapatan yang sedikit itu sudah pasti akan menurun lagi bulan depan.

Persaingan yang semakin ketat dan kadang menjurus ke saling menjatuhkan.terkadang bisa juga meretakkan tali persahabatan sesama agen dan loper.
Ironisnya, para pelanggan dan calon pelanggan menikmati persaingan tersebut, dan tidak merasa risih menerima begitu saja koran yang diberikan gratis dengan alasan promosi.
Mungkin memang koran itu gratis dari penerbit, tapi setidaknya seorang loper pasti mengeluarkan biaya bensin untk mengantarnya.

Hmh. masih seabrek cerita suka duka loper : Tuan rumah yang sinis dan menunjukkan wajah tidak suka karena terganggu, arogansi Satpam dan tingkahnya pembantu yang ikut-ikutan judes menjadi keseharian loper.

Tapi harapan tetap ada, karena rejeki sudah ada yang atur.

Tetap sabar dan bersemangat

Hari ini ceria kok, berharap besok juga begitu.

Salam kasih
Rumanap Sihombing (loper)

02 Februari, 2012

price list 2012


TABLOID 
Nama Tabloid
Edisi
Harga @

Nama Tabloid
Edisi
Harga @
Asian plus
Mingguan
6950

Nakita
Mingguan
7000
Asian plus Edisi Khs

8950

News Ponsel
Mingguan
6500
Aura
Mingguan
15000

Nova
Mingguan
6000
BG Pulsa
Mingguan
4950

Nova Edisi Khs

8000
Bintang Indonesia
Mingguan
7000

Nyata
Mingguan
7000
BnR
Dwi Mingguan
7000

Otomotif
Mingguan
7500
Bola Senin

6000

Otomotif Edisi Khs

10000
Bola Kamis

7500

Otoplus
Mingguan
5000
Bola Sabtu

2500

Pasar Ponsel
Mingguan
6500
C&R
Mingguan
6000

Pc Mild
Mingguan
12000
Femme
Dwi Mingguan
10000

Pc Plus
Mingguan
12000
RUMANAP AGENCY MELAYANI BERLANGGANAN KORAN & TABLOID.  081310691941 - 71572111
Gaul
Mingguan
8000

Peluang Usaha
Dwi Mingguan
10000
Genie
Mingguan
6000

Phone 3
Mingguan
5900
Handphone
Mingguan
5500

Politik

12500
Home
Mingguan
14800

Pulsa
Mingguan
7450
Idol
Mingguan
8000

Real Estate
Mingguan
7000
Info Kecantikan
Dwi Mingguan
10000

Rumah
Dwi Mingguan
10000
Info Kuliner
Dwi Mingguan
10000

Saji
Mingguan
8000
Koki
Mingguan
7000

Sehat
Mingguan
9900
Kontan
Mingguan
10000

Sinyal
Mingguan
5500
Kontan Khusus
Bulanan
12500

Soccer
Mingguan
7000
Mom & Kidy
Mingguan
10000

Waralaba
Dwi Mingguan
6500
Motor Plus
Mingguan
4500

Wanita Indonesia
Mingguan
6000
Motor+ ed Khs.

6000

Wira Usaha
Dwi Mingguan
6500

Bulan promosi kompas

HARGA BERLANGGANAN
KOMPAS
Waktu Harga Keterangan
1 Bulan 78.000 Gratis Kompas ½ bulan
2 Bulan 155.000 Hadiah Topi atau T-Shirt
3 Bulan 235.000 Hadiah Polo Shirt
6 Bulan 470.000 Hadiah Jaket atau Jam dinding
1 Tahun 935.000 Hadiah Bagpack(ransel) atau kemeja
2 Tahun 1.870.000 Hadiah Travel Bag
4 Tahun 3.745.000 Hadiah Sepeda atau Pulpen Eksklusif

Note : Bulan Promosi Kompas berlaku dari 1 Agustus 2011 – 29 Februari 2012
Yang termasuk Bulan Promosi Kompas adalah # 2 bulan – 4 Tahun

Berlanggananlah melalui Rumanap Agency, kami memberikan discount 10 % untuk belanja majalah,tabloid
Hubungi kami
Tlp.(021) 71572111 – 081310691941
Email : rumanapsihombing@yahoo.co.id

21 Mei, 2011

Renungan di Arisan Sitompul Boru & Bere Serpong

SUSUNAN ACARA.

1. Kata Pengantar.
2. Marende BE No. 23 : 1
Jesus hami ro dison, asa ma sihangoluan
Ipe ro ma Ho tuson jala baen ma pardomuan
Ni tondiM tu tondi nami, unang mampar roha nami.
3. Tangiang Pamuhai
4. Marende BE No.110: 1
Hupuji holong ni rohaMu. O Tuhan Jesus Rajangki
Tu Ho hulehon ma tondingku, ai ido pinangidoMi.
Huhalupahonma diringku mamikkir holong ni rohaMu
5. Renungan : Poda 4 : 18
Poda 4 :18
Alai anggo lapang ni halak partigor, tudos tu buha siang ari, lam tu tiur nado ,
sahat rodi hos ni ari

Amsal 4:18 Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar,
yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

6. Marende BE 770 : 1-2
Tu Debata mi na sun gogo i, sai maporus ma ho ganup ari
DitanganNa do ho molo musu ro tung na sonang di ampuanNaho 2x

Tung sun hinagogo ni Tuhan i, ingot ma Debatam do manghophop
Nang ponjot rohami, ndang na leleng i, tongkin nai pujionmu Tuhani. 2x

7. Tangiang Pangondianon ( catat pokok doa )

8. Marende BE 766 : 1 PADAN NAULI.
Padan na uli Ho ndang hulupahon, ndang pola mabiar au di ngoluki
Nang pe holom do dalan si boluson ro do hatiuron sian langit i
Ho tung so hu halupahon, Au do manogihon, Au do mangondihon
Ho tung so huhalupahon, Au do margogoihon pos ma roha mi

9. Doa Penutup + Bapa kami


Poda 4 :18
Alai anggo lapang ni halak partigor, tudos tu buha siang ari, lam tu tiur na do , sahat rodi hos ni ari

Amsal 4:18 Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

Nats ini saya ambil dari Surat Malua saya, sehingga ayat ini begitu melekat dan selalu saya buat sebagai cermin atau rambu-rambu.

Adakalanya pikiran saya lemah dan tergiur untuk berbuat fasik, tapi ketika saya ingat nats ini, maka sepertinya Tuhan mengingatkan supaya saya tetap di jalan orang benar, karena jalan orang benar itu seperti cahaya fajar yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

Saya yakin kita semua sepakat bahwa predikat "orang benar" bukanlah takdir yang dimiliki seseorang atau sifat yang sudah melekat sejak dia lahir.
Tapi yang dimaksud orang benar itu adalah orang yang mengikuti aturan dan pikiran-pikirannya yang selalu merujujuk kepada kebaikan. Jadi orang benar itu adalah upaya atau cara berpikir kita.

Ketika timbul pertanyaan, bagaimana kita bisa menjadi orang benar ? maka mari kita ingat kembali pesan atau nasehat dari orang-orang benar yang mengasihi kita, misalnya orang tua kita. Karena tidak ada satu pun orang tua yang menginginkan anaknya menjadi orang jahat. Kemudian para Guru kita,pendeta kita, vorhanger kita, parhalado kita.Tapi sebagai manusia tentunya merekapun tidak sempurna. Hanya satu yang sempurna Dia lah Bapa dan Guru kita yang sempurna tanpa noda yaitu Tuhan Yesus Kristus,

Mari kita tinggalkan masa-masa lalu kita dengan memulai hidup di jalan orang benar yaitu jalan Tuhan juruselamat kita
Amin

28 Maret, 2010

JANGAN DIBACA - RAHASIA -

JANGAN DIBACA - RAHASIA -

Weny, seorang ibu muda beranak satu merasa gundah, karena Jonson anak semata wayang yang sudah kelas 8 itu nilai mid semester nya tidak seperti yang diharapkan.
Padahal sudah les kesana - sini, sudah dikasi vitamin yang cukup, sudah dilarang bermain dan nonton tv dan masih banyak aturan, demi mendongkrak nilai..

Dari internet Weny membaca satu artikel tentang cara memotivasi anak supaya rajin belajar. Artikel yang sangat bagus itu membuat dia terhenyak dan menimbulkan harapan baru.
Sayangnya solusi yang disarankan artikel tersebut membutuhkan kerjasama kedua orang tua untuk menerapkannya pada anak.
Yang jadi masalah ; Pak Roy suaminya seorang yang tegar tengkuk, tidak bisa di ajak diskusi. Jangankan diskusi, membaca saja merupakan hal yang sangat terpaksa bagi Pak Roy.
Pak Roy lebih suka main musik ala anak muda,dan ngobrol ngalor-ngidul dengan teman-temannya sesama bapak-bapak yang suka debat politik.
Dalam hal politik, Pak Roy kelihatannya memang paling pintar, kalau dia sedang bicara, semua temannya terlihat diam, terlepas setuju atau tidak, yang jelas Pak Roy lah yang paling banyak bicara.

**

"Biarlah, artikel ini saya print, dan akan saya letakkan di meja kerja bapak, supaya nanti kalau suamiku pulang dia akan baca" begitu pikiran Weny setelah dia selesai ngeprint. Lumayan panjang, sekitar 20 halaman,dan panjangnya artikel inilah yang membuat Weny semakin pesimis, akankah suaminya akan membaca ???.
Dan memang,apa yang dikhawatirkan Weny benar-benar kenyataan.
Artikel yang sudah dia print dan diletakkan di meja kerja masih tetap rapih seperti sedia kala, gak ada tanda-tanda sudah disentuh.
Dalam hati Weny berpikir:"Kenapa sih, para ahli tidak bisa menulis dengan singkat, kenapa sih para ahli tidak pernah memikirkan supaya tulisannya dibaca juga oleh orang-orang yang alergi huruf ?"
Tengah berpikir-pikir bagaimana caranya, tiba-tiba Weny mendapat ilham :
"A,hai jangan-jangan suamiku desain otaknya seperti itu ?"
"Yah, bisa jadi..kalau didorong malah mundur, dan kalau ditarik malah lari.."
"Ya ya ya kerbau, mungkin desain otak suami saya adalah otak kerbau..xixixi"

"Maaf suamiku, kalau aku berpikir tidak hormat padamau " Weny bergumam sambil senyum-senyum. Karena kali ini dia yakin suaminya akan membaca artikel yang sudah dia print.

***

Hari ini Pak Roy pulang kantor lebih awal, karena kebetulan dia ditugaskan dinas ke Batan-Serpong yang lokasinya dekat rumahnya di BSD. Dan dia sudah permisi kepada atasannya untuk tidak balik kekantornya di Jakarta lagi, toh kalau balik hanya buang-buang waktu (sudah kesorean),begitu Pak Roy memberi alasan, kartu absent juga sudah dititipin sama teman. supaya pas jam 5 nanti di gesek.

Untuk memanfaatkan waktu luang ini Pak Roy sudah berencana ke studio musik, tetapi rencana itu dia urungkan ketika dia lihat dilemari pakaian ada amplop besar.
Disudut amplop tertulis "RAHASIA"

Pak Roy langsung tertarik : "Apa gerangan isi amplop ini, apa Weny sudah mulai ber-rahasia ?"
"Uffs,Kebetulan amplopnya masih terbuka, mungkin Weny terlupa mengelemnya" pikir Roy dengan sangat antusias.

Setelah dikeluarkan dari amplop. Pak Roy melihat ada sekitar 20 halaman kertas-kertas rahasia,, tapi Pak Roy sudah kadung penasaran, dia penasaran apa sih rahasia dibalik tulisan di kertas-kertas ini ?

****
Jam 6 tepat Weny pulang, dia lihat pintu kamar tertutup rapat, dia tahu anaknya Si Jonson ada jadwal kursus sampai jam 7. "Berarti Bapak sudah pulang", pikirnya,
Jantung Weny berdebar-debar, harap-harap cemas, kira-kira umpan saya disambar gak ya ?' Setengah jinjit dia merapat ke pintu dan menempelkan telinganya ke daun pintu, mencoba cari tau apa yang terjadi didalam kamar.
"Samar-samar dia dengar suara kertas dibolak-balik dan sesekali helaan afas suaminyya terdengar jelas.
Weny yakin, berarti Pak Roy suaminya sedang membaca artikel yang dia kemas dengan tulisan RAHASIA disudut amplop.
Ketika pintu kamar dia dorong dan terbuka,Weny langsung memeluk suaminya.
"Maafkan aku telah ngerjain kamu Pak"
"Tidak Wen, aku berterima kasih telah membuka mata hatiku untuk gemar membaca. Saya benar-benar tidak sadar bahwa aku harus banyak membaca demi anak kita..
Terimakasih sayang , mulai hari ini kita harus membiasakan diri membaca minimal 1 artikel setiap hari demi kemajuan anak kita.

16 Maret, 2010

Pengamen Keliling.

Macam-macam cara orang cari duit di Jakarta ini.
Ada yang jual koran, ada yang dagang bakso, ada yang kerja kantoran jadi jongos ada juga yang kerjanya sangat nyaman jadi Bos.
Yang barusan kuamati adalah orang yang cari duit jadi pengamen.
Pengamen yang saya amati ni adalah yang keliling dari pintu kepintu.
Kalau anda tinggal di komplex perumahan yang bebas dimasuki pedagang, jangan sampai pintu rumah anda tidak tertutup karena dipastikan anda kedatangan tamu yang menawarkan berbagai jasa, yang salah satunya jasa lagu.
Pada umumnya para pengamen ini akan menyanyikan lagu-lagu yang sudah populer ditelinga masyarakat
Tapi ada satu orang pengamen yang telah menyita perhatianku.
Karena dia menyanyikan lagu-lagu batak. Yang kutau selama ini belum pernah ada orang batak yang mengamen di komplex perumahan.
Apakah dia memang orang Batak, saya jadi penasaran.
Pertama ketemu dia saya pas lagi bertamu di rumah teman. Tapi seperti biasa, cara tuan rumah menghadapi pengamen, belum selesai lagunya, kalau sudah di kasih uang, dia akan ngeloyor pergi
Pada suatu hari, saya punya kesempatan bertemu dia ketika ngamen di kompleks kami.
Saya sudah sengaja membuka pintu rumah supaya nanti dia singgah dipintu rumah saya untuk ngamen.
Perhitungan saya masih ada 5 pintu rumah lagi baru tiba dirumah saya, buru-buru saya ke toilet karena dari tadi sudah kutahan-tahan, lagian saya ingin konsentrasi nanti ngobrol dengan pengamen yang satu ini, dan bila perlu nyanyi bersama.

Ketika saya keluar dari toilet dan menuju ke depan rumah. Kucoba amati suara pengamen itu. loh kok malah menjauh ?

Wah ternyata dia merubah jalur, ang tadinya akan lewat ke rumah saya, malah masuk ke jalan lain.Saya putar otak , bagaimana caranya saya bisa ketemu dan mewawancarainya. Kalau saya cegat di depan rumah orang, sepertinya malu sama tetangga.
Ahirnya saya memberanikan diri mendekati, tapi, saya tidak mau dapat informasi yang dikarang-karang. Ah lebih baik saya sabar, tidak langsung menanyakan rasa penasaranku.
" Bang, bagus suaranya, kapan-kapan singgah ya, eh dia malah bingung, ahirnya saya punya ide.
Bang mau gak ngamen di restoran ?
Kalu minat ini kartu nama saya

09 Maret, 2010

cinta yang ditumbuhkan

Pertama aku mengenalnya, kulihat gadis itu duduk merenung, sedih dan seolah menyesali nasib.
Aku mengenal dia sebagai seorang gadis yang semarga dengan ibuku, wanita yang baik dan menurutku cukup cantik.
Kenapa Ito ? Kucoba mendekati dia. Dan dia menceritakan kepadaku kegundahannya pacaran dengan seorang petinju.
Saya tidak ingin mendalami alasan mereka harus putus, tapi mereka sudah sepakat untuk menjual kembali barang-barang yang telah mereka beli bersama (mungkin inilah yang dimaksud dengan pembagian harta gono-gini bagi pasutri yang akan bercerai).

"Dan kasur ini juga akan dia angkat, karena ini dia sendiri yang beli " begitu dia memberi penjelasan kepada saya tentang sejauh mana hubungan mereka selama ini.
Sebenarnya saya ingin tertawa, dalam hati saya bertanya : Selama ini kamu pacaran dengan lelaki macam apa, sampai kasur juga mau disita"
Kembali dia mengingatkan : "Dia seorang petinju".
mungkin maksudnya supaya saya hati-hati dan mengurungkan niat untuk ikut campur.
Jujur saya juga agak kecut, saya tidak suka berurusan dengan masalah pribadi orang, apalagi dengan seorang petinju yang dalam pikiran saya pasti mengandalkan otot, tidak bisa diajak berpikir jernih.( maaf teman-temanku petinju, karena yang saya ingat waktu itu hanya si Tyson)

Tapi , gadis ini semarga dengan ibuku, dia juga cukup cantik dan umurnya dibawah saya tiga tahun, berarti saya ada alasan untuk ikut campur. Kalau toh harus mengambil alih hak pacarnya saya pantas karena saya singel,pacar saya yang orang Toraja sudah jelas-jelas ditolak keluarga, jadi posisi saya singel terbuka.

"Biar saya yang menghadapinya, seandainya ada kekerasan, jangan takut mengatakan putus, kalau itu pilihan terbaik bagimu" ahirnya kata-kata itu keluar dari mulutku.
Kulihat dia bahagia, kulihat wajahnya menaruh sebersit harapan, karena dia ada yang melindungi.

Saya kurang tau pasti apakah ini hadiah karena ucapanku yang bak pahlawan, ataukah menjadi hak otomatis bagiku menjadi pacarnya setelah secara tidak langsung meneguhkan hatinya memutuskan pacar, yang jelas kini kami menikah, melewati ribuan masalah, dan kerikil yang menantang cinta yang kami tumbuhkan.

Hari ini gadis yang dulu merenung sedih dan kini jadi istriku itu membentakku "Dasar, tidak punya otak" serapah nya karena aku menyindir kebiasaannya berkata Say-say pada suami orang, tapi berucap kasar pada suaminya sendiri.
Hatinya jadi tersayat ketika aku membalas ucapan kasar itu dengan membuka luka lama, "Kamu harus ingat :Cintaku padamu adalah cinta yang ditumbuhkan, dari yang tadinya tidak ada"
Sepertinya dia terpukul, karena kulihat dia merenung, sedih dan seolah menyesali nasib. persis seperti ketika pertama aku berjumpa dengannya

Adakah cinta ini akan tetap tumbuh ???

Sementara aku kini mencintainya karena kutau dia lah wanita terbaik yang pernah kukenal..

Curhat di blogg;;

01 Maret, 2010

Omak

Selagi masih hidup, aku ingin menulis sesuatu tentang Omak.
Omak adalah panggilan kami buat mama yang telah melahirkan kami.
Beberapa waktu yang lalu beliau sakit.
Selain karena usianya memang sudah tua. Terlalu banyak mungkin pikiran yang mengganggu ketenangannya antara lain gi usianya yang setua ini, dia belum menyaksikan anak-anaknya beroleh keberhasilan seperti yang dia harapkan
Dalam ucapannya yang mulai lemah, mama kelihatannya mulai pasrah.
Semangatnya yang keras tidak lagi didukung oleh fisiknya.
Kini mama tinggal bersama putri bungsunya yang bekerja sebagai perawat.
Beruntung dia punya putri seorang perawat, sehingga mama ada yang merawat.
Tapi itulah Mama yang kukenal, yang menjadi Pahlawan ekonomi rumah tangga kami. Gaji Bapak sebagai Guru jelas tak mencukupi untuk memberi kami makan anak-anaknya yang delapan orang itu. Tapi Mama dan Bapak bertekad : semua harus sekolah.. jangan ada satu pun titipan Tuhan yang paling berharga ini yang terlantar. Begitulah Mama menganggap kami sebagai titipan Tuhan yang paling berharga.
Suatu ketika aku punya kesempatan mengunjungi Mamaku di Medan, saat wisuda pahompu panggoarannya.
Tak kuasa aku menahan air mata, ketika kutemui mamaku sedang memasak didapur.
"Supaya kamu langsung makan" demikian Mamaku langsung memelukku.
Masih seperti yang dulu.. "Jangan sampai ada anakku yang lapar." begitulah Mamaku menyayangi kami.
Mama masak apa ?
"Lihatlah anakku, cobalah anakku"
Kembali mataku berurai, teringat masa kecilku empat puluh tahunan yang lampau..
"Mama, aku rindu makanan ini, aku sangat menyukainya mama, : Kulihat sisa-sisa gulamo itu sudah tidak menunjukkan bentuk aslinya, sudah ditumbuk oleh Mama dan diresep sedemikian rupa.. apapun yang dimasak Mama pasti enak.

Omak

Selagi masih hidup aku ingin menulis sesuatu tentang Omak.
"Omak" demikian kami memanggil Mama yang telah melahirkan, membesarkan dan berkorban untuk kami anak-anaknya yang berjumlah delapan orang.
Mama sakit dan harus Opname di Rumah Sakit.

15 Februari, 2010

http://www.facebook.com/photo.php?pid=30052451&id=1455361107&op=1&view=all&subj=60108168316&aid=-1&oid=60108168316

21 Januari, 2010

PAKET KOMPAS +NG



Rp.50.000/bln/exp Rp.78.000/bln

DAPATKAN Paket terbaru dari Kompas Gramedia Group

KOMPAS + NAT.GEOGRAPHIC Harga Normal Rp.128.000 setelah dipaket jadi hanya

Rp.97.500

26 November, 2009

papa

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....




Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.


Lalu bagaimana dengan Papa?


Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?


Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.


Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?


Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.


Ketika kamu sudah beranjak remaja....


Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..


Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?


Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?


Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"


Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa <%20>


Ketika kamu menjadi gadis dewasa....


Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.


Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.


Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?


Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"


Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.


Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....

Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."


Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....



Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..

HIDUP PAPA,AYAH,BAPAK


Adi Wongso Wong
Internal Audit Division
PT. Kenari Djaja Prima