Postingan

Menampilkan postingan dengan label suka-duka

Sebar brosur

Baru saja terima telpon dari Elni, salah satu staff dari JC UTAMA di daerah Cengkareng. Mereka berencana mau sebar flyer.. Hatiku sangat berbunga, semakin dekat rasanya ingin segera membeli sesuatu yang special buat anakku.. Tadi, anakku menyerahkan rapor nya : Air mataku berlinang.. dia sungguh anak yang pintar dan berbakti. Oh Tuhanku , kuatkanlah aku, berikan aku berkat-berkatMu, agar anak ini bisa sekolah setinggi yang dia impikan

Doa anak tukang koran (episode 2)

MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL Judul diatas sudah sering didengar oleh Jeremy, tapi dia masih ragu, bagaimana sebenarnya seseorang yang mengucap syukur. Bapaknya paling sering mengucapkan kalimat itu saat kebaktian malam tapi pagi ini Jeremy dapat melihat guratan wajah bapaknya yang sangat menghawatirkan. “Pagi pak, aku sudah siap berangkat” Jeremy menyapa Bapaknya pagi itu dengan sedikit was-was. Karena pagi itu wajah Bapaknya terlihat tegang. Ya nak.. tapi Koran belum datang..katanya percetakan rusak, sebaiknya kamu berangkat sendiri ya.. Bapak harus nunggu sampai koran datang. Baik Pak, Jeremy berangkat dulu ya Pak.. Perlahan Jeremy melangkahkan kakinya sambil berdoa dalam hati. Ya Tuhan, mampukanlah Bapakku mengucap syukur pada Mu. Walau nanti Bapak dan Ibu ku akan menerima omelan dari pelanggan. Mampukan juga aku untuk tetap mengucap syukur seandainya ada pelanggan yang berhenti karena keterlambatan koran ini Amin.
Pagi ini kumulai hariku dengan menyapu. Ya, menyapu pekarangan depan lapak, kegiatan yang sebenarnya lebih biasa dilakukan oleh penjaga lapak. Kenapa harus aku yang menyapu ? Ini saya lakukan demi kebersihan, ketika tanganku sibuk membersihkan pekarangan, ternyata otakku juga aktif membersihkan hati dan pikiranku. Kuingin hari ini kegiatanku berlangsung ceria, jauh dari kekotoran akibat nafsu. Aku berencana hari ini ke Jakarta. Tepatnya ke Jl. Barkah ( Markasnya Yayasan Loper Indonesia ) Disana aku membayangkan bisa berbincang akrab dengan tokoh-tokoh Idola ku yaitu Laris Naibaho dan Suhunan Situmorang. Kebetulan sy baca di email ku, Bahwa Suhunan hari ini akan datang ke Jl. Barkah. Selesai menyapu dan kegiatan tetek bengek yang lain, saya pulang kerumah. DI meja masih terlihat gelas kosong bekas kopi saya tadi pagi. Kopi saya ?? Yah tadinya memang kupikir begitu.. Eh saya baru sadar.. pikiran saya salah ketika istriku nyeletuk.." kok Bapak habisin kopi yang di meja ?" Sy han...

Doa anak tukang koran

Tulisan yang akan direncanakan dibuat bersambung ini, terinspirasi dari ketika seorang pelanggan memutuskan untuk tidak berlangganan lagi, karena majalahnya tidak terkirim. Padahal sebenarnya majalah itu sudah terkirim, tapi nyangkut entah dimana, apakah pembantu lupa kasi atau ada yang ambil tanpa permisi. Yang jelas, pengiriman majalah itu tanpa bukti serah terima. Cerita ini akan diawali dengan kebahagiaan yang kami rasakan saat mendapat pelanggan baru. Episode 1 Hari masih sangat pagi, sekitar jam 5 Jeremy yang sudah kelas 1 smp sudah bangun. Sebelum berangkat sekolah, ia harus membersihkan rumah, mencuci piring dan menyiapkan sendiri bekalnya ke sekolah. Kedua orang tua nya yang bekerja sebagai agen koran sudah sejak jam 3 tadi berangkat ke pangkalan koran. Tiba-tiba mata Jeremy tertuju ke atas tumpukan koran bekas, karena diatas tumpukan koran itu ada segelas susu yang sudah mulai dingin. "Apakah itu untukku ? " pikirnya sambil membayangkan kelezatan minum susu. "A...